|
Jam 17.00 sore. Jalan-jalan itu penuh sesak dengan mobil, bus, sepeda motor, juga pejalan kaki. Mereka berbondong-bondong memenuhi tiap ruas jalan itu. entah ke mana mereka hendak pergi. Mereka seolah-olah takut datang malam sebelum sampai tujuan. Mereka takut malam menangkapnya dan menahannya untuk pulang. Dan aku, aku ada diantara orang-orang itu. Aku bergegas menyeberangi jalan dengan langkah buru-buru. Sebuah sepeda motor berlari kencang, hampir saja menabrakku. Kudengar sumpah serapah itu, tapi kuabaikan saja. Aku hanya tersenyum kecut sambil terus menapaki sisa jalan. |
| Leave a Comment: |