Wake Up Call « aann
Profile





Blog ini seperti tempat pembuangan akhir sampah saja. Beberapa tulisan dalam blog ini mungkin seperti sampah dari dalam hati saya. Dan anda-anda yang datang ke sini, mungkin bermacam-macam tujuannya. Ada yang ingin meneliti sampah, menganalisa kadar mercurynya, ada yang mau memulung, atau sekedar suka dengan bau busuknya. Yang jelas saya selalu mencoba untuk selalu tersenyum, dalam sampah kegetiran hidup yang harus dijalani. Di sini bisa kamu lihat sedikit dari sampah keresahan.



Calendar

<< November 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02 03 04
05 06 07 08 09 10 11
12 13 14 15 16 17 18
19 20 21 22 23 24 25
26 27 28 29 30

Tag Board


 

Links

Link Lain

Aann Blogspot
Inda


Dah dikunjungi sebanyak
Kali, Orang online

Member of
 Blognya Indonesian Muslim BloggerE
Contact Me



Credits

Layout: Marianne
Picture: Stock.XCHNG
BLOGDRIVE
TEMPLATES
A journey to the unknown

rss feed
windows live mail
Saturday, November 25, 2006
Wake Up Call

Beberapa hari kemarin aku mendapat pesan untuk membangunkan beberapa teman pada sekitar jam 03.00 pagi. Ada beberapa urusan yang akan mereka kerjakan. Ada yang mau mengerjakan tugas kuliah, ada yang ingin shalat malam, ada yang sekedar mau menelepon temannya. Aku sendiri tidak bisa menjanjikan bisa benar-benar bangun dan membangunkan mereka tepat waktu. Tapi aku sudah mempunyai niat untuk bangun dan mempersiapkan diri dengan memasang alarm di HP, juga memasang reminder.

Belum juga jam 03.00. HPku sudah berbunyi. Tapi itu bukan alarm atau reminder yang aku pasang. Seseorang dengan nomor asing membangunkanku. Aku angkat, tapi dia mematikannya. AKu terduduk di atas ranjang, lalu dengan langkah berat menuju kamar mandi. Membasuh wajah, tangan.....kesegaran merayapiku. Lalu aku kembali. Satu-persatu aku bangunkan mereka dengan meneleponnya. Mendengarkan suaranya sampai yakin bahwa dia benar-benar bangun.

Pagi tadi. Kulihat jam di HP sudah menunjukkan pukul 02.15 menit. Mata ini rasanya tidak kunjung mau dipejamkan. Satu buku telah selesai aku baca dan mulai membaca halaman-halaman awal buku berikutnya. Aku harus tidur, besok harus kerja. Aku matikan lampu dan aku pejamkan mata, akhirnya aku terlelap.

Entah jam berapa HPku berbunyi lagi. Aku abaikan saja karena mataku sangat mengantuk. Sampai subuh datang, adzan terdengar sayup di speaker mushala. Seakan mataku telah dikalahkan oleh kantukku. Bahkan adzan itu tidak mampu mengangkat kepalaku. Aku terlelap kembali. Lalu terdengar lagi suara dari speakre yag lebih jauh. Karena suaranya lebih rendah. Bukan adzan lagi, karena aku sadar subuh sudah lewat beberapa menit lalu. Itu sebuah berita duka cita. Berita kematian. Setelah salam, lalu innaa lillahi wa innaa ilihi rooji'un.

Suara itu walaupun sayup terdengar seperti menyentak telingaku. AKu tergagap bangun dan segera ke belakang mengambil air wudhu. Ya Allah Astaghfirullah... Hamba ini begitu lalai dengan segala nasehat yang kudengar. Mungkin hanya kematianlah panggilan yang bisa menyadarkan. Panggilan pasti yang tidak bisa dihindari. Dan ketika dia memanggil, tidak ada waktu untuk menunda. Bangunlah..sadarlah...dia begitu dekat mengintipmu.




aann went on a journey at 02:58 pm

tuteh
February 16, 2008   04:12 PM PST
 
leot-nya keren... cool. suka banget sama tulisan huruf arab-nya ituh... tyus header ma body kayak nyambung huehehe... mantab :D

btw, met wiken!
nisa
May 5, 2007   01:45 PM PDT
 
duuuuuuuh km si ke enakan tidurnya!!!!!!!!!!!!tp,sm jg si kadang2 q suka klh ma syaitan jahattttttttttttttt
za
November 27, 2006   04:09 PM PST
 
wah...tau gitu minta daibangunin juga aaaaaahhhh.....

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Previous Entry Home