Kembali « aann
Profile





Blog ini seperti tempat pembuangan akhir sampah saja. Beberapa tulisan dalam blog ini mungkin seperti sampah dari dalam hati saya. Dan anda-anda yang datang ke sini, mungkin bermacam-macam tujuannya. Ada yang ingin meneliti sampah, menganalisa kadar mercurynya, ada yang mau memulung, atau sekedar suka dengan bau busuknya. Yang jelas saya selalu mencoba untuk selalu tersenyum, dalam sampah kegetiran hidup yang harus dijalani. Di sini bisa kamu lihat sedikit dari sampah keresahan.



Calendar

<< September 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Tag Board


 

Links

Link Lain

Aann Blogspot
Inda


Dah dikunjungi sebanyak
Kali, Orang online

Member of
 Blognya Indonesian Muslim BloggerE
Contact Me



Credits

Layout: Marianne
Picture: Stock.XCHNG
BLOGDRIVE
TEMPLATES
A journey to the unknown

rss feed
windows live mail
Tuesday, September 19, 2006
Kembali

Aku baru sadar bahwa pagi sudah hampir datang ketika suara teleponku menjerit-jerit. Aku angkat, tapi seseorang diujung telepon memutusnya kembali. Aku bangkit dari tempat tidur menuju kamar mandi. Di luaran, suara azan bersahutan dari segala arah memenuhi setiap ruangan kamar. Suara kadang meninggi seperti hendak menggapai langit. Aku basuh mukaku yang penuh mimpi, dan kesegaran meluapiku.

Setalah shalat, aku duduk di ujung tempat tidur. Sebuah SMS masuk. "An, ternyata benar, kita hanya salah faham aja. Kita sekarang udah baikan lagi." begitu bunyinya. Aku mencoba memahami kalimat itu. Tentu tidak bisa bila aku tidak menghubungkannya dengan pembicaraan pendek kemarin. Sambil menangis dia menceritakan bahwa seorang teman, bahkan seorang sahabat dekatnya telah "berkhianat", begitu kata yang dia pakai.

Dua sahabat yang sudah saling mengenal sejak bangku Sekolah Dasar, lalu sampai bangku kuliah pun masih satu kampus. Aku tidak ada hubungan dengan semua itu. Tapi aku tentu tidak suka melihat hubungan selama itu hancur begitu saja karena masalah mereka. Aku sarankan untuk klarifikasi. Mungkin mereka hanya saling salah faham. Mungkin mereka hanya menduga-duga saja dari perkataan orang lain, lalu menyimpulkannya secara salah. Akibatnya adalah buruk sangka.

Aku yakin mereka sudah melalui banyak hal dalam rentang waktu persahabatannya. Mungkin in bukan yang pertama. Bahkan mungkin bukan yang terakhir. Akan banyak lagi cobaan persahabatan anatara mereka. Tapi aku senang mereka bisa melalui satu masalah ini. Aku senang mereka kembali akrab. Aku ulangi membca SMS itu. Aku tersenyum lega, lalu tak terasa tertidur lagi.




aann went on a journey at 06:31 pm

eL
October 28, 2008   09:37 PM PDT
 
Lho? kok tidur lagi?
Iecha
September 23, 2006   05:45 PM PDT
 
Salah paham emang susah banget. Pa lagi kalo orang yang terlibat gak mau ngerti mesi udah dijelasin ratusan kali. Nyakitin hati banget. Gara2 salah paham juga h pernah ngerasa sahabatan Ch sama seseorang gak akan bisa diselamatin lagi. Fuih... untungnya terselamatkan. Moga lain kali gak terjadi.
keren
September 21, 2006   05:08 PM PDT
 
:)

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Previous Entry Home Next Entry