Aku dan Blogku « aann
Profile





Blog ini seperti tempat pembuangan akhir sampah saja. Beberapa tulisan dalam blog ini mungkin seperti sampah dari dalam hati saya. Dan anda-anda yang datang ke sini, mungkin bermacam-macam tujuannya. Ada yang ingin meneliti sampah, menganalisa kadar mercurynya, ada yang mau memulung, atau sekedar suka dengan bau busuknya. Yang jelas saya selalu mencoba untuk selalu tersenyum, dalam sampah kegetiran hidup yang harus dijalani. Di sini bisa kamu lihat sedikit dari sampah keresahan.



Calendar

<< September 2006 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30

Tag Board


 

Links

Link Lain

Aann Blogspot
Inda


Dah dikunjungi sebanyak
Kali, Orang online

Member of
 Blognya Indonesian Muslim BloggerE
Contact Me



Credits

Layout: Marianne
Picture: Stock.XCHNG
BLOGDRIVE
TEMPLATES
A journey to the unknown

rss feed
windows live mail
Tuesday, September 05, 2006
Aku dan Blogku

Waktu benar-benar berlalu. Aku pergi meninggalkan mimpi dan anganku. Aku pergi meninggalkan segala kenangan tentangmu. Aku tidak lagi mengingatmu, merindukanmu, aku seperti tidak pernah mengenalmu Waktu benar-benar berlalu.

Waktu yang lain datang. Engkau diam sendiri dalam dingin rindu musim panas ini. Engkau ingat ketika kaulihat punggungu meninggalkanmu sambil berharap aku menoleh agar bisa melihat wajahku untuk terakhir kali. Dan aku tidak melakukannya. Tiada menyapa, tiada juga menoleh. Aku pergi begitu saja.

Lalu hari-hari yang panjang kaulewati dalam memandangi jalan-jalan yang kulalui sambil mengingat wajahku yang mulai kabur. Engkau bahkan hampir tidak mengenali siapa yang datang. engkau masih saja berharap aku datang menyapamu seperti dulu. Waktu itu pernah kukatakan, tidak ada lagi yang bisa kuceritakan, padahal engkau begitu setia mendengar. Lalu aku benar-benar pergi.

Dan kemarin, aku kembali menyapamu. Aku berharap engkau masih menyimpan mata sayu penuh penantian. Engkau rumahku yang kesepian penuh debu. Aku kembali, mungkin bukan untuk cerita-cerita yang aku rangkai, hanya sekedar kebersamaan, walau hanya diam pucat.

Aku benar-benar kembali. Mulai berbicara denganmu, aku merindukanmu, meminta maaf telah meninggalkanmu. Tapi katamu, "Siapa kamu? Aku tidak mengenalmu."




aann went on a journey at 06:43 pm

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments








Previous Entry Home Next Entry